Selasa, 25 Oktober 2011 di 05.58 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

BERIKUT INI MERUPAKAN DAFTAR NAMA-NAMA PEMAIN BOLA MUSLIM DI EROPA
YANG BERHASIL DAN BISA DIKATAKAN SUKSES :

Pemain Bola Beragama Islam

Filed under: Agama, by Urip Pratama
March 11, 2011
Daftar ini saya kumpulkan dari beberapa Artikel yang saya browse melalui Mbah Gugel. Ternyata ada banyak pemain-pemain top liga-liga sepak bola Eropa yang beragama Islam. Yang saya agak mengejutkan saya ternyata Nicolas Anelka telah menjadi seorang muallaf ketika dia merumput di Fenerbahce Turki. Begitu juga dengan Zlatan Ibrahimovic. Salah satu pemain dengan skill individu yang baik tapi sayang bermain pada klub yang tidak saya senangi. Bintang paling bersinar di Seri A Italia ini memang lahir dari keluarga muslim. Dia lahir dan besar di Malmo, kota terbesar ke tiga di Swedia, (saya pernah mampir ke kota ini tahun 2000) dan tempat komunitas muslim paling besar di negeri itu. Ibra adalah imigran di Swedia dari ayah yang asli Bosnia dan Ibu keturunan Kroasia. Mudah-mudahan pemain top Muslim juga mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan memegang prinsip-prinsip Islam dengan baik juga. Seperti:

  • Stephen Appiah, sempat bingung di awal karirnya di Italia karena sulit menemukan makanan yang halal.
  • Frederic Kanoute sempat menolak memakai kostum klub yang disponsori rumah judi bahkan hingga ditutupi. Belakangan setelah berkonsultasi dengan penasehat spiritualnya dia melunak. Karena sponsor klubnya menjanjikan bahwa sebagian keuntungan digunakan untuk sosial.
  • Rami Shaaban mengaku hidup dengan panduan Al Quran. Kiper timnas Swedia ini senantiasa melafalkan beberapa ayat sebelum bertanding.
  • Kolo Toure merasa sebagai seorang muslim dia harus menghormati orang lain. Kesuksesan dirinya selalu disebutnya berkat doanya kepada Allah.
  • Frank Ribery mengakui bahwa Islam adalah sumber kekuatannnya di dalam dan di luar lapangan. Terutama ketika ia sempat mengalami masa sulit dalam karir dan ia menemukan Islam yang memberi kedamaian.
Berikut ini adalah daftar pemain muslim:
  • Zinedine Yazid Zidane (ex. Juventus dan Real Madrid): Tetapi mengaku “non-practicing Muslim” (tidak mempraktekkan ajaran Islam)
  • Kolo Habib Touré (Arsenal )
  • Yaya Toure (& Barcelona)
  • Robin Van Persie (Arsenal)
  • Nicholas anelka (Chelsea) dengan nama Muslim Abdul-Salam Bilal.
  • Mohammed “Momo” Sissoko (Juventus)
  • Ahmed Mido Hossam (Boro)
  • Hossam Ghaly (Totteham Hotspurs)
  • Franck “Bilal” Riberry (Bayern Muenchen)
  • Hamit Antiltop (Bayern Muenchen)
  • Halil Antiltop  (Shalke 04)
  • Frederik Kanoute (Sevilla)
  • Mahamaddou Diarra (Real Madrid)
  • Eric Abidal (Barcelona)
  • Nuri Sahin (Feyenoord Rotterdam)
  • Sulley Ali Muntari (Pompey)
  • Zlatan Ibrahimovic (Inter)
  • Hassan “Brazzo” Salihamidzic (Juventus)
  • Khalid Boulahrouz (Sevilla)
  • Salomon Kalou (Chelsea)
  • El-Hadji Diouf (Bolton)
  • Diomanssy Kamara (Fulham)
  • Mohammed Kallon (Al-Ittihad ext. Inter & Monaco)
Franck Ribery memeluk Islam setelah bermain di klub asal Turki, Galatasaray, pada 2005.Sebelum masuk lapangan, ia selalu berdoa. Istrinya seorang muslimah dan memiliki dua orang putri, Hiziya dan Shahin. Ia pernah mengatakan, “Islamlah yang memberikan saya kekuatan dalam dan luar lapangan.”.
Dalam sebuah wawancara ia mengatakan, “Saya berusaha sebisa mungkin untuk mengembangkan pengetahuan saya tentang Islam. Saya salat lima waktu setiap hari dan saya mengaji Al Quran. Saya belajar bahasa Arab, jadi saya bisa memahami lebih baik.” “Mengaji Alquran, memberi saya kedamaian dan membuang stres yang ada. Saya berusaha untuk menjalaninya dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran sangat penting di situasi yang sulit, saya harus bisa mengatasinya. Kesabaran banyak manfaatnya.”

Miralem Sulejmani(AjaxAmsterdam), kelahiran Belgrade,Serbia 5 Desember 1988 ini, berasal dari suku Gorani, yaitu suku Islam Minoritas di daerah Balkan. Ayahnya berasal dari Kosovo. Pemain muda berbakat ini berhasil memboyong piala Johan Crujff tahun 2008 sebagai best talent of Holland 2008. Dia pemain termahal di Belanda. Dibeli Ajax dari SC Heerenveen dengan bandrol 16,25 juta euro.

Ahmed Hosam Mido. dari negara mesir.karir’a sempak naik turun. liverpool, As roma salah satu club yang pernah memakai jasa pemain yang bertinggi 182 tersebut.

Hakan Yakin lahir di Bassel, Swiss, dari orang tua berkebangsaan Turki. Di besar di Münchenstein, perbatasan Jerman dan Perancis. Namanya memang sudah menunjukkan jati-dirinya, Yakın (i tanpa titik), yang berarti “dekat” atau “berdampingan”.

Add caption
Rami Shaaban : mengaku hidup dengan panduan Al Quran. Kiper timnas Swedia ini senantiasa melafalkan beberapa ayat sebelum bertanding.

Mohammed Sissoko salah satu pemain eropa yang memakai nama “MUHAMMAD”

Hassan “Brazzo” Salihamidzic (juventus) dari nama’a aja sudah tau kalau dia seorang muslim

fredic kanaute save palestin.

Nicolas Anelka termasuk sebagai pesepakbola papan atas dunia. Memperkuat Chelsea, dia menjadi salah satu pemain utama jika tidak sedang dibebat cedera. Anelka menganut agama islam sajak umur 16 tahun.
Nah ini mungkin salah satu pemain “jammaah” yg berkiprah d eropa. dia bermain di bolton wanderers. dia dari oman pernah berkunjung k indonesia, saat oman mlawan timnas indonesia dia adalah ALI ALHABSY ADA JUGA B’AL MAIN BOLA Y? HEHEHEHE




Pemain yang juga tidak di panggil Pada piala dunia Adalah Fred asal Brazil,Pemain yang sempat bergabung dengan lyon ini adalah seorang muslim.
Add caption
Lee Woon-Jae (Suwon Samsung Bluewings) Dia adalah kiper nomor satu Korea Selatan pada Piala Dunia 2002 dan Piala Asia 2007 lalu. Tak banyak yang tahu kalau dia satu-satunya pemain muslim di dalam skuad Korsel yang kebanyakan beragama Budha dan Kristen. Pemain kelahiran 26 April 1973 ini kini bermain di klub Suwon Samsung, Korea.

Sulley Muntari merupakan muslim yang taat,dia tetap menjalankan puasa saat kompetisi seria-A berlangsung. Ada yang beda dalam selebrasi setelah dia mencetak gol ke gawang, Sulley Muntari segera sujud sebagai wujud rasa syukur; hal ini membuat banyak muslim Italia memujinya. Begitu juga ketika dia melakukan selebrasi dengan membuat huruf “C” di jarinya. Ada yang mengatakan itu inisial pacarnya, ada juga yang menyebutnya sebagai simbol bulan sabit yang identik dengan Islam.

Ibrahim Afellay menjadi salah satu pemain yang dianggap berbakat dalam persepakbolaan Belanda. Permainannya telah matang bersama PSV Eindhoven, bahkan mendapatkan penghargaan Eredivisie sebagai pemain terbaik 2007/08. Ibrahim Afellay terpilih sebagai “Moslim van het jaar” atau Muslim Tauladan di belanda.

Jumat, 14 Oktober 2011 di 05.47 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

    Sore itu hujan begitu lebat, angin bertiup kencang dan menumbangkan beberapa pohon. Tepat pukul 16.00 WIB saya belum keluar dari kelas karena ada pelajaran tambahan. Bu Helda menyuruhku mengerjakan 20 soal matematika agar pada saat ulangan tengah semester nanti aku yang selalu remid ini, bisa mendapat nilai bagus. Jujur aku merasa kesulitan.

"" Iihh Bu Helda mana si ?? Ngasih soal tapi orangnya malah ngabur, Haddooohh ini caranya gimana ??     susah banget si. Aduh kok anginnya kenceng banget ya. Idih tuh pintu gedar-gedor kenapa si, dasar pintu buluk."
Tok Tok Tok Tok...
"Permisi !!"
"Ah ? Iya. ada apa ya ?
" Kamu lagi belajar tambahan kan sama Bu Helda ? Hmm. .. Aku nitip ini dong, tolong kasih bu Helda ya, bilang aku udah selesai ngerjain soalnya."
" Oh, iya iya. Oke !"
"Makasi, Permisi ya !" 
Beberapa menit kemudian Bu Helda datang. Sebelumnya, guru galak satu ini ngomong kalo dia kembali, berarti saya harus sudah selesai mengerjakan soalnya. Dan untungnya cewek yang tadi dateng jadi aku bisa nyontek ke dia. hahaha.
Bu Helda Ayuningtyas melangkahkan kaki ke saya, tapi gimana ya ?? sebelum dia menarik kertas soalnya, saya langsung ngasih kertasnya duluan ke dia, dan juga dengan tampang jutek saya tinggalkan ruang kelas dekil yang ngebuat bulu kuduk saya berdiri. hiiihhh.
      Suasana sekolah semakin aneh. Koridor-koridor mulai sepi, saya lirik jam tangan, menunjukkan pukul 17.15 WIB. Hwwwaahh !! hal ini ngebuat saya ngantuk. Maka dari itu, saya mengambil jalan pintas menuju pintu gerbang, yaitu dengan melewati gudang sekolah tempat penyimpanan barang-barang X-Cool gitu deh.
Tepat di depan gudang itu, saya bertemu lagi dengan wanita yang menitipkan kertasnya. Berhubung ngga tau siapa namanya ya saya cuma bisa tersenyum doang, eh dia malah nyapa dan menghampiri saya.
"Visa !! Mau kemana ?"
"Pulang ! hehe duluan ya !"
"Loh Loh, kan masih hujan, gimana si."
"Gua dijemput pake mobil, jadi ga ngaruh gitu deh :))) ."
"Yah !! Lu mau bantu gua lagi gak, bentaaarrr ajaaa !!  gua mau ngambil peralatan pramuka nih di gudang."
"Hah ??? Hello ?? gudang, eh parah ini udah sepi banget ya, terus lu minta temenin gua ke gudang ?? Iihh ngga ah, lu aja gih gua takut. Wait wait wait !! Lo mau ngambil barang pramuka ?? untuk apa ? X-Cool Pramuka di sekolah kita itu kan udah ga ada semenjak 10 tahun yang lalu. Dan lu tau ga kenapa sebabnya ? OMG, ngeri banget deh."
"Iiihh kamu bawel banget si, udah ayo anterin aah." (narik tangan saya)
Karna tangan saya di tarik-tarik ya akhirnya saya anterin deh tuh cewek ke gudang serem itu. Cewek itu ngambil sebuah tongkat pramuka, dasi, topi, gesper, pokoknya lengkap peralatan pramuka.
Tapi ko yang diambil sama dia tuh cuma satu-satu aja gitu, cewek aneh. Saat itu saya mikir, kayanya nih cewek kuper atau pasif gimana gitu, soalnya saya belum pernah ngeliat dia deh kayanya. Tapi Berhubung saya orangnya baik hati dan tidak sombong, ya saya si berteman dengan siapa aja.
      Setelah nganterin dia ke gudang, saya pulang deh. Dan ketiduran di dalam mobil. Jalanan tuh macet banget, dan mobilnya mogok kejebak banjir. Dalam keadaan itu saya berusaha acuh, sedangkan supir saya ngebetulin mobil. Beberapa menit kemudian dalam keadaan setengah sadar Visa terbangun dari tidur, dan ngeliat ke jendela. HE'H ?? Saya ngeliat cewek kuper lagi tuh, dia pake baju pramuka, lagi berdiri di bawah pohon, dan tersenyum ke saya. Aneh banget tau ga si. Selalu aja deh tuh orang tiba-tiba muncul.
      Keesokan harinya, saya di omelin sama Bu Helda, gara-gara soal yan saya kerjain itu jawabannya salah semua, parah banget ga sih, itu gara-gara saya nyontek sama cewek tadi. Al-hasil saya di panggil ke kantor abisa pulang sekolah. Yah pulang telat lagi deh. Di kantor tuh guru bukan ngebahas tentang nilai saya yan jelek, malah ngebahas tentang cewek itu, iiiuuuhh.
" Kemarin kamu ngasih dua kertas ke saya, itu satu lagi punya siapa ?"
" Ngga tau bu, cewek itu tiba-tiba dateng dan nitip kertasnya ke saya. Oh iya Bu, saya mau tanya, kalo emang ibu ngasih soal yang sama ke saya dan dia dalam waktu yang bersamaan, kenapa ibu ngga ngegabung kita dalam satu kelas aja, kenapa ibu misahin kita di kelas yang berbeda.??"
" Kamu tuh bawel banget si Visa, asala kamu tau ya, itu yang mau ibu tanya ke kamu tau ga? Itu soal punya siapa, soalnya ibu benar-benar cuma ngasih soal itu ke kamu doang, ngga ada lagi siswi atau siswi yang ibu kasih soal itu, dan juga ibu cuma fotokopi soal itu sebanyak satu yaitu buat kamu, jadi dia dapet dari mana soal itu.?"
" Mana saya tahu bu, dia cuma nitip kertas itu ke saya doang kok."
"Kalo kamu ketemu lagi sama anak itu tanyain namanya ya dan juga kelasnya !"
Aku mengiyakan permintaam Bu Helda, dan segera pergi meninggalkan ruang guru. Dan aku berjalan melewati sebuah kelas yang sudah tidak terpakai

Sabtu, 20 Agustus 2011 di 02.36 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

Khansaa adalah anak yang taat beragama. Pandangan hidupnya selalu dialihkan dengan kehidupan akhirat. Tutur katanya lembut, matanya tidak bisa memandang lawan jenis yang bukan muhrimnya. Karena sifat ini, ia sangat dikagumi oleh teman-temannya dan disegani oleh kaum Adam.
     Bel sekolah berbunyi  tanda jam istirahat. Tanpa memperdulikan temannya yang selalu mengajak untuk berbuat "Gibah", Khansaa segera melangkahkan kaki untuk salat duha. Air Wudhupun membasahi bagian tubuhnya, dengan lafadz yang indah ia panjatkan do'a selesai berwudhu.
     "Asysy hadu an laa illaaha illallaah wah dahulaa syarikalah waasyhadu anna muhammadan ’abduhuu wa rarasuuluhuallaahum maj ’alnii minat tawaabiina waj’alnii minal mutathahhitiina waj:alnii min ’ibaadikash shaalihiin."
Lalu gadis shalehah ini berjalan dengan menundukkan kepalanya menuju masjid sekolah. Tiba-tiba terdengar suara pria.
"Asalammu'alaikum Khansaa, lu mau salat ya ??"
Namun Khansaa hanya tersenyum kecil, dan kembali berjalan.
" Apa-apaan tuh katanya shalehah tapi jawab salam aja ngga, ihh gimana si." Pikir Virgo.
     Ketika pelajaran agama Islam, Virgo berbincang-bincang dengan temannya diperpustakaan, lalu bertanya pada Maria, yang sedikit tahu tentang agama Islam.
"Mar, menurut lu Khansaa orangnya gimana?"
"Oh Khansaa!! wiihh dy mah baik bgt, tanggung jawab, jujur, cantik, setia kawan, taat beragama lagi. Emang kenapa lu suka ya? hahaha." jawab Maria.
"Ah !!! Shaleha dari mananya, tadi aja gua ngomong Aslammu'alaikum ke dia, eh gak dijawab, Taat beragama apanya kaya gitu mah." sangkal Virgo.
Mariapun menjelaskan ke Vigo. " yeee, lu-nya aja yang bego, jelas gak dijawablah, agama lu apa ?? sama kaya gua tau. Dalam agama Islam itu kalau orang yang beda agama ngucapin salam ke mereka, yah lebih baik gak dijawab lah, sekalipun mereka jawab juga paling wa'alaikum doang gak pake salam. Justru karena dia paham, makannya omongan lu gak dijawab."
Virgo hanya terdiam, namun dalam hatinya menyimpan rasa penasaran. Akhirnya dia beranjak dari bangkunya dan mengambil sebuah buku "AGAMA ISLAM", serta membacanya secara diam-diam. Entah kenapa siswa kristiani ini sangat menikmati bacaannya, sehingga ia meminjam beberapa buku tentang Agama Islam dari perpustakaan.
Setiap hari ia baca buku-buku itu sampai ia mengerti akan isi-isinya. Namun kecurigaan orang tuanya pun mulai timbul. Akhirnya sang mamah iseng-iseng membaca buku itu juga.
     Hari demi hari berlalu. Khansaa semakin memperdalam ilmu agamanya. Ketika ia sedang baca buku.
"Khansaa." sapa Virgo
lalu Khansaa menjawabnya dengan senyum kecil.
" Yah senyum lagi senyum lagi, eh gua mau ngomong  sesuatu nih. Tapi gak disini, gua malu. Lu punya waktu gak pulang sekolah ini, bentar aja." bisik Virgo.
"Aku akan menghadiri majelis dzikir nanti, kalau mau ngomong sekarang aja." jawab Khansaa sambil menundukkan kepalanya.
"Wahahahaha, akhirnya lu ngomong juga gua pikir lu bisu. Gak ah gua gak bisa ngomong ditempat rame kaya gini." sangkal Virgo.
Khansaapun merobek selembar kertas dari bukunya.
"Aku tidak mau banyak bicara, karena mulutlah yang paling banyak memasukkan orang ke dalam neraka. dan kalau kamu malu, tulis aja apa yang mau kamu bicarakan dikertas ini."
"Ya, ya, yaaahhh terpaksa dah. Okelah."
Virgo menulis sebuah kalimat . .

"GUA MAU MASUK ISLAM"

Ketika Khansaa membacanya, ia hanya tersenyum.
"Eh kenapa lu senyam-senyum, kaget ya, gua serius nih, pasti lu senengkan." bisik Vigo
"Kamu tidak pantas masuk Islam."
Jawab Khansaa dengan kata-kata yang sngkat namun maknanya dalam.
"Eh orang kaya apa si lu, mana ada orang taat beragama kaya lu, gila tau gak lu, ilmu pengetahuan agama lu cetek ya." Balas Vigo dengan nada keras, sambil marah-marah.
Anak-anak satu kelaspun tertegun diam mendengar teriakkan Virgo.
Tanpa balas marah-marah Khansaa berkata.
"“Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan Pencipta mereka, dan (sebab itu) merekalah orang-orang yang sukses.” (Q.S. Al-Baqarah (2) : 5) . .  Jadi kita harus bahagia karena mendapat hidayah untuk masuk agama Islam, bukan malu, dan tidaklah pantas seorang muslim malu mengakui kemuslimannya, begitu pula kamu. Apakah orang tuamu telah merestuinya ??"
"Oh gitu maksud lu, bilang dong dari tadi. haha, orang tua gua setuju, dan mereka pun mau masuk Islam." Jawab Vigo.
"Baik, kalau gitu setelah pulang sekolah ini, kamu dan keluarga kamu ikut saya menemui Ustadz Ilham." Ajak Khansaa.
"Loh, kenapa pulang sekolah, besok aja deh ya."
"Bukankah kamu tidak tahu, sampai kapankah umur kamu itu."
"Ohhh oke-oke oke."
Sepulangnya sekolah Khansaa mengantarkan Virgo dan keluarganya untuk menemui Ustadz, dan keluarga Virgopun mengucapkan 2 kalimat syahadat, serta langsung bermandi wajib di rumah Ustadz Ilham itu, maka jadilah mereka Umat-umat Nabi Muhammad.
     Ketika malam hari Virgo segera mempelajari tentang tata cara salat taubat, dan segera mempraktekannya keesokan harinya. Namun ketika Ia sedang membaca kalima-kalimat tasbih, Mualaf yang satu ini dipanggil oleh sang Maha Pencipta, karena selama ini ternyata ia mengidam penyakit kanker otak stadium 4.
"SubhabaLLah."


Karya : DINI.T

Jumat, 19 Agustus 2011 di 06.13 Diposting oleh Dini Trijayati 5 Comments

Adzan Subuh berkumandang, Matahari mulai memunculkan keindahannya di ufuk Timur. Seperti biasa Khalifa tidak pernah ketinggalan untuk Shalat di Masjid. Dengan kekhusyuannya anak yang duduk di bangku 2 SMA ini menghabiskan waktu 3 jam untuk i'tikaf di Masjid setiap harinya. Jam menunjukkan pukul 8.00, ia segera bergegas pulang untuk bersiap-siap berangkat sekolah.
"Khaaaaaaaaalllliiiifaaaaaa !!! Sudah berapa kali bapak bilang, kalo saat subuh bapak masih tidur tolong dibangunkan !!! Sekarang bapak jadi kesiangan, dasar anak nakal..."
"Maaf Pak !! Tadi Khalifa ngeliat Bapak, Ibu dan Mina tidur pulas, Khalifa gak tega ngebanguninnya."
"Dasar anak nakal !! Mau capek, mau sakit atau apa, kewajiban shalat subuh itu harus ditunaikan ngerti kamu !! Astaghfirullah !!
"Bapak sudah !! jangan pukulin Ka Khalifa lagi Pak, Mina mohon."
"Iya Pak, anak kok dipukilin mulu, kasian kan. Saya yang melahirkannya merasa ibu kalo dia harus dipukulin mulu. Yasudah Khalifa, kamu siap-siap gih buat sekolah,"

Khalifapun berangkat sekolah, tanpa ongkos sepeserpun, maklum keluarganya begitu sangat miskin, jadi berangkat sekolah dengan berjalan kakipun ia lakoni.
Anak pertama dari 2 bersaudara ini bersekolah disalah satu SMAN Terfavorit di Jakarta. Namun walaupun ia tidak memiliki dana untuk ikut les seperti teman-temannya, anak Shaleh ini mampu bersaing, bahkan peringkat 3 besar selalu didapatnya. Hal ini membuat beberapa teman wanitanya menyimpan rasa kagum, suka layaknya anak-anak remaja pada umumnya. Tapi ya begitulah, Khalifa benar-benar tidak memperdulikan mereka, karena remaja tampan ini tidak mau kecintaannya terhadap Allah dan Rasulnya terbagi 2 hanya karena seorang gadis yang tidak diridhai Allah untuknya.

Sayang seribu sayang. Khalifa belum bayaran selama 5 bulan, hal ini membuatnya dipanggil ke ruang TU hampir setiap hari. Akhirnya Khalifa benar-benar merasa tidak dihargai sebagai Siswa yang menyumbang banyak prestasi untuk sekolah itu. Dengan kesalnya ia berlari dari ruang TU dan mengambil tasnya di kelas, lalu segera meninggalkan sekolah.
Di perjalanan siswa berseragam kumal ini berpikir.
"Saya tidak boleh miskin terus, tidak boleh hidup susah terus. Saya tidak mau dihina orang seperti ini. Kasian ibu dan bapak kalau saya masih selalu merepotkan mereka."

Keesokkan harinya, seperti biasa Khalifa terbangun lebih awal daripada Keluarganya. Namun kali ini ia tidak bergegas menuju masjid, melainkan membuat sebuah surat permintaan maaf kepada keluarganya karena ia tidak bisa tinggal di rumah itu lagi. Ia harus pergi untuk merubah nasibnya. Dalam surat itu disebutkan bahwa ia akan berjuang, dan dia janji bahwa 9 tahun yang akan datang, orang tuanya akan melihat bahwa Mina adiknya sudah menjadi designer terkenal seperti apa yang dicita-citakan Mina.

Kini Khalifa tinggal di sebuah gubuk kecil beralaskan tanah, beratapkan jerami. Setiap hari dia bekerja, tidak ada hari libur baginya. Sebelum subuh ia sudah bangun untuk mencari barang bekas, sehabis shalat subuh pekerjaannya adalah loper koran, setelah itu jam 8 pagi dia menjadi kuli bangunan hingga jam 17.00, sepulangnya bekerja dia mencari barang bekas lagi.
sebagian uang dari hasil kerjanya dikirim untuk biaya sekolah Mina, dan untuk membantu kehidupan keluarganya.

Tujuh tahun kemudian, Mina berumur 21 tahun dan Khalifa berumur 23 tahun, namun selama itu pula Khalifa tidak pernah menemui orang tua dan adik tercintanya. Dia pun tidak tahu sama sekali bagaimana keadaan keluarganya.
Pekerjaan Khalifa masih tetap seperti awal ia meninggalkan rumah, namun semangatnya belum padam, dan cita-citanya untuk menjadi penulis terkenal masih menggebu-gebu.

Pada saat remaja gigih ini sedang mencari barang bekas di depan sebuah gedung mewah, ia terkagum melihat sesosok wanita yang dikerumungi wartawan.
"Bagaimana usaha anda sehingga bisa menjadi penulis sukses seperti sekarang ini?"
"Yang pasti saya terus mengasah ide kreatif saya dan tidak lupa juga berdoa dan menjalankan perintah-perintah Allah SWT."
"Lalu apakah anda pernah merasa jenuh dengan usaha yang anda lakukan itu?"
"Alhamdulillah saya tidak merasa jenuh dengan usaha saya itu."
"Siapakah orang yang menjadi motivator dan inspirasi anda?"
"Tentu saja yang menjadi motivator dan inspirasi saya adalah orang tua saya sendiri, dannnnnn."
"Dan siapa?"
"Dan seseorang diluar sana yang begitu teguh, gigih dalam bekerja, sehingga saya bisa seperti ini."

Khalifa benar-benar iri pada wanita itu, namun dibalik keiriannya ia menyimpan rasa penasaran, "siapakah wanita hebat yang dikerumungi wartawan itu, andai saja saya bisa berkenalan dengannya."
Setelah diajukkan beberapa pertanyaan wanita sukses ini segera keluar dari kerumungan wartawan dengan senyum indahnya. Dan Khalifa berusaha untuk melihat wajah penulis wanita itu.
"Mmmmmiiinnnaa ??"
Penulis itupun melihat Khalifa.
"Kaka Khalifa ??? Kakaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa."
Khalifa segera berlari menjauh dengan tetesan air mata di pipinya, dan Mina pun mengejarnya. Tapi ditengah pelarian, datanglah sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, Khalifa hampir tertabrak, namun dia didorong oleh Mina adiknya, sehingga yang tertabrak adalah wanita cantik ini.
Dengan penuh rasa berduka Mina langsung di larikan ke rumah sakit terdekat, dan langsung ditangani secara intensif, namun dokter menyerah, tidak ada jalan keluar selain tangan kanan, dan kiri serta kaki kanan Mina harus di amputasi.

2 tahun kemudian Mina sembuh, namun ia harus menerima kenyataan bahwa ia adalah seorang yang cacat. Tidak ada rasa sedih dan menyesal sama sekali di hati Mina, karena orang yang selama ini ia sayangi, kini sudah menjadi seorang penulis terkenal menggantikannya. Dan menjadi penulis terkenal itu adalah memang cita-cita Khalifa sejak kecil.

"Bukan saya yang berkorban untuk Mina, tapi Mina-lah yang berkorban untuk saya. Ia mengorbankan cita-citanya sebagai designer demi meraih cita-cita saya."

Karya : Dini Trijayati.

Minggu, 14 Agustus 2011 di 22.15 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

C             G        Am       Em
Tak akan pernah terulang lagi
Dm    G      C               G
Kisah kasih yang kau beri
C            G         Am             Em
Kini kau pergi dan Tak kembali
Dm      G      C         G
Jatuhkan air mata dihati

Hanya doa yang bisa kuberi
Mengantarkanmu jauh pergi
Menghadap satu yang kau yakini
Dengan bersih dan juga suci

Good Bye forever oh my teacher
I will not forget what you give for me
you are a good people in my heart
forever and forever

Terlepas terbang satu kenangan
saat engkau tersenyum riang
mengajariku sgala-galanya
tanpa harap ku membalasnya

Good Bye forever oh my teacher
I will not forget what you give for me
you are a good people in my heart
forever and forever

Karya  : Dini Trijayati (SMAN 67 JAKARTA)

Lagu ini karangan saya sendiri tapi ya gitu deh, gak tau pendapat orang bagus apa ngga. Jadi waktu itu Guru saya meninggal dunia, terus pas lagi di kamar mandi saya terrinspirasi bikin lagu ini. Awalnya liriknya tuh gak kaya gini, saya cuma dapet nadanya aja, tapi saya berusaha untuk cari liriknya, eh dapet deh. Selain cari nada dan liriknya, saya juga cari kunci gitarnya, ketemu deh.. -_-

di 22.08 Diposting oleh Dini Trijayati 2 Comments

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go downIn the night,
without a fightYou can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go dow
nIn Gaza tonight

============ ========= ====

Terjemahannya …

Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati

Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar

Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa saki
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal

Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini

di 22.07 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

Yeah.. speakin’ about the time.. ough..


Yo.. Ini sepotong kisah, tentang perjalanan..
seorang insan, menapaki jejak kehidupan.
Dia lahir ke dunia , dari keluarga..
tidak miskin, kurang kaya, yo tapi sederhana.
Ayah berdagang, ibu mengasuh dia di rumah..
sejak kecil belajar susah, hanya bersikap pasrah.
Sempat sesaat, mengenal A. S. I. dari ibu.
Syukuri rahmat, dapat singkat nikmat ilmu.

Bridge:
Dia takkan gentar, meski guntur menggelegar.
Alar melintang, tak mampu untuk buat pudar.
Hanya syukuri anugerah, akan nasib dan takdir.
Dia takkan menyerah, terus berjuang hingga akhir.

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..
pasti kan kau raih..

Dan kini, dia injak usia labil.
Dia tinggalkan satu masa kala ia kecil.
Skill! get real, he can make it.. berhasil!!
Sekian dari banyak mimpi dalam hati kecil.
Kecil sebenarnya.. berarti besar.
Ia terlempar dalam panggung hidup yang kasar.
Sabar ya kawan, ini tentang edukasi..
yang tak terdapat dari sekolah, atau pun skripsi.
Back to Bridge

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih (Berpasrah pada waktu).. Woo’oo..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..
(Semua cita dan mimpimu)
Hanya waktu yang dapat menjawab.. mampukah dia merubah..

Saat semua, mimpinya tercipta.
Saat dimana jalannya, lebar terbuka.
Beban berat tertancap dipundak.
Semua hanya jadi sejarah, yang terlewat.
Dia merdeka, nyata dan bahagia.
Dia tertawa di akhir, semua usaha.
Dan percaya, jalan tak slalu berliku.
Dan mengerti, celah untuk berpacu.

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..

Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik..
pasti kan kau raih..

Tapakilah jejak diri, wujudkanlah mimpi..
dan yakinlah kan kau raih.. yeiyeah..
T.. t.. time after time.. after time.. 4x
Lakukanlah dari hati, beri yg terbaik.. pasti kan kau raih..

T.. t.. time after time.. time after time.. 3x..
t.. t.. time after time hommie..

di 22.06 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

Bondan:
Usaplah keringat yang mengalir membasahi keningmu
angkatlah ke atas dagumu yang tertunduk layu
Jangan menyerah..Jangan mengalah
Bangunkan, bangkitkan Semangat Juangmu hingga membara
Yakinkan, pastikan ini puncak segalanya
Berbanggalah karena kau adalah..SANG JUARA!!
Titz:
Kau luapkan energi terhebatmu
terangi bumi dengan peluh semangatmu
hadirkan buih keringat, basuhi raga
basahi kulit, basahi jiwa, lalu busungkan dada
Lezz:
Keringat adalah hasil...
jerih payahmu terbayar dengan semangat yang kau ambil
terbang tinggi menuju awan
dimana kau bisa lupakan semua lawan
Santoz:
Stiap langkah, stiap jiwa di tiap langkah
Mulai bercerita wakilkan smua mimpi2 yang tenggelam
siap menantang bumi
dan..KAU ADALAH PEMENANG!!
Reff:
Bangunkan, bangkitkan Semangat Juangmu hingga membara
Yakinkan, pastikan ini puncak segalanya
Berbanggalah karena kau adalah..SANG JUARA!!

Buat apa menangis, jika masih ada senyum
Buat apa kau mundur, kawan.. jika hidup berjalan maju
Bila kau terjatuh, sgera bangkit dan bangun
Pusatkan fikiran dan tetap melaju
F ke O dan K ke U..S
FOKUS, konstan! Tetap lihat ke depan kawan
genggam erat pegangan, lihatlah titik tuju
raih pusat sasaran, jadilah nomer satu

Bangunkan, bangkitkan Semangat Juangmu hingga membara
Yakinkan, pastikan ini puncak segalanya

Jangan menyerah..Jangan mengalah
Berbanggalah karena kau adalah..SANG JUARA!!

di 22.06 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

dengar resapi camkan dan jangan berhenti
karna sebuah pertanyaan perlahan menghampiri
mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri
setiap detik bergetar menusuk rusuk di hati
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
kembali teringat raut wajahmu di angan
taburan cinta mengikuti sebuah senyuman
tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
nyaliku menyiut, terlalu siang tuk diucapkan

sekali lagi kuingin kau mengerti
rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
tapi ku hanya makhluk yg tak bermateri
dipandang sebelah mata, tak punya reputasi

* seakan mataku tertutup
  ku ingin cinta ini dapat kau sambut
  harapkan perasaan ini kau tahu
  sungguh ku ingin kau jadi milikku

ingin sekali ku katakan "aku suka padamu"
namun cinta ini siksa jika ku gak ada kamu
hendak jiwa kan mengikatmu di sisi
namun berat tuk mengucap, cukup untuk kukagumi

a b c d, ku harap kau mengerti
semua ini bukan cerita narasi deskripsi
hanya perasaan suka namun sulit hati berkata
bukan fiktif, sedikit naif, hanya sebuah realita

cinta ini derita, ku harap kau juga merasa
apa yg kurasa tanpa banyak tanda tanya
rasa ini fakta, selektif bukan posesif
ku tak ingin berdusta, ku cinta kau bunga

di 22.05 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

Hey kawan, hey teman semua yang mendengarkan.
Ungkapkan rasa cita dalam pelukan.
Bulatkan tekad untuk raih mimpi bertepi.
Sesegar kopi hangat temani warnai pagi.
Mentari senja tetap bersinar di ufuk barat.
Mari susun rencana ke depan kita melesat.
Cepat! Jangan terhambat oleh rasa ragu.
Tambahkan sdikit susu tuk aroma kopi yang baru.

Hey kau!
Jadikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

Hey kau!
Xpresikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

Ini tentang langkah yang kau tentukan.
Cara yang kau pakai tuk mencapai sebuah tujuan.
Apa artinya kaki bila kau tak berjalan.
Apa guna mata bila tak menatap masa depan.
Untuk apa bermimpi, bila kau tak melangkah.
Untuk apa kesempatan bila tak ambil celah.
Persetan aku, dia, juga mereka.
Bulatkan tekad, lalu. Rasakan lah merdeka!!

Hey kau!
Jadikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

Hey kau!
Xpresikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

Free your mind and keep it real.. Just Xpress your self!!
(Xpress your self, much love and respect 4x)

Let's go! Let's go! (just express your self).
Commin in.. Commin out.. Don't hold, let it out.. (just express your self).
Feel the movement, groovement, emotion, lose.. (just express your self).
Everybody come on make a move.. (just express your self).
I got the feeling
That we gonna keep on walking, stepping,
Running till the morning sun is shining.
Just keep it grooving,
Sehingga kerongkongan kering,
Seiring nada berdetak,
Irama menghentak.
Everybody come on sing it, yo.. Yoo.. Come on sing it!!

Hey kau!
Jadikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

Hey kau!
Xpresikanlah dirimu seperti yang kau mau (Just free ur mind and keep it real)..

Free your mind and keep it real.. Just Xpress your self!!
(Xpress your self, much love and respect 4x)

di 22.04 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

teruntuk hatiku
inginku bersuara
merangkai semua tanya
imaji yang terlintas
berjalan pada satu
tanya slalu menggangguku
seseorang itukah dirimu kasih

kepada yang tercinta
inginnya ku mengeluh
semua resah di diri
mencari jawab pasti

akankah seseorang yang kuimpikan kan hadir
raut halus menyelimuti jantungku

cinta hanyalah cinta
hidup dan mati untukmu
mungkinkah semua tanya
kau yang jawab

dan tentang seseorang
itu pula dirimu
ku bersumpah akan mencinta

di 22.03 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

Ilahi lastu lil firdausi ahlaan
Wa'ala Aqwa 'alannaril jahiimi
Fahabli taubatan waghfir dzunubi
Fainnaka ghafirudz dzmbil 'adziimi

Dzunubi mitslu 'adadirrimaali
Fahabli taubatan ya dzal jalaali
Wa 'umni haqisun fi kulli yaumin
Wa dzambizzaidun kaifa ihtimaalii

Illahi 'abdukal 'aasi ataaka
Muqirrambiidz dzunuubi waqadda'aaka
Faintaghfir fa anta lidzaka ahlu
Wa intathrud famannarjuu siwaaka

di 22.02 Diposting oleh Dini Trijayati 0 Comments

F Em Dm G 2x

C             Am  Dm    C       G
kusadari akhirnya kerapuhan imanku
         E  Am  F          C
telah membawa jiwa dan ragaku
         E   Am     Dm            G
ke dalam dunia yang tak tentu arah

C             Am  Dm     C    G
kusadari akhirnya Kau tiada duanya
         E  Am    F        C
tempat memohon beraneka pinta
          E   Am       Dm     G        C F C G
tempat berlindung dari segala mara bahaya

C    Am     Dm    
Oh Tuhan, mohon ampun
G         C       Am   Dm   
atas dosa dan dosa slama ini
G          E          Am
aku tak menjalankan perintah-Mu
    E         Am
tak pedulikan nama-Mu
Dm        Em        F      G
tenggelam melupakan diri-Mu

C      Am     Dm
Oh Tuhan, mohon ampun
G         C      Am     Dm      G
atas dosa dan dosa sempatkanlah
         E            Am 
aku bertobat hidup di jalan-Mu
    E          Am
tuk penuhi kewajibanku
F       Em       Dm   G          
sebelum tutup usia kembali pada-Mu

Am G#                G        D
 hoo... kembali pada-Mu... hooaa...

F Em Dm G 
F Em D# Dm G